Konversi Premium Oktan 88 ke 90 (alias Pertamax)

Saya habis nonton Republik Mimpi
(siaran ulang (?) Sabtu pkl. 15.00) di
MetroTV tentang Konversi Premium oktan
88 ke 90 (alias pertamax)

Ada statement dari wakil pemerintahan
bahwa konversi ini diharapkan supaya
yang menerima subsidi adalah KAUM
DHUAFA dan bukan orang-orang kaya yang
memakai mobil mewah. Apakah kalian
rela kalau subsidi yang sedemikian
besar diberikan pada orang-orang yang
sudah kaya ?

Logikanya, jika orang kaya saja susah
membeli bagaimana mau dibeli orang
DHUAFA tersebut ?

Bukankah orang yang dikatakan DHUAFA
itu, yang pastinya naek angkot (karena
yang naik mobil dibilang orang kaya)
tidak akan terimbas juga ? Apakah
angkot-angkot tersebut pasti tidak
akan menaikkan tarifnya ? yang
berakibat orang-orang DHUAFA tersebut
menjadi semakin tertekan ?

Bukankah statement pemerintah ini
menjadi “Biarkanlah orang miskin
menjadi semakin miskin ?” karena toh
pada akhirnya yang miskin akan semakin
tertekan dengan diharuskannya merogoh
kocek lebih dalam lagi, atau “Ya kalau
ga bisa beli ya ga usah beli” karena
dengan konversi tersebut diharapkan
untung PERTAMINA semakin besar. Kenapa
dapat dikatakan demikian ? karena
beberapa tahun yang lalu sudah pernah
dibeberkan oleh Kwik Kian Gie bahwa
biaya produksi Bensin sebenarnya hanya
berkisar 2000 rupiah/liter (atau
bahkan kurang, seingat saya segitu)
dan jika dijual dengan harga 4500,
apakah selisihnya masih kurang ?
Padahal kan seharusnya pertamina itu
perusahaan negara yang sebenarnya
seharusnya sahamnya 100% milik
pemerintah tapi karena (sesuai kompas,
artikel tentang Bank Selatan – Amerika
Selatan) Indonesia masuk ke IMF dan
syarat IMF waktu itu adalah IMF
memberikan pinjaman dan sebagai
balasannya BUMN harus diswastakan maka
Pertamina yang seharusnya berorientasi
rakyat menjadi berorientasi untung,
karena sahamnya sekarang sudah ada
yang milik swasta.

Lucu, pemerintah ingin (sepertinya)
berpihak pada rakyat tetapi pada
kenyataannya tetap berorientasi pada
pengusaha…. karena toh yang ada di
pemerintahan mendapatkan bagian…
Kenapa tidak dinaikkan kalau saya
dapat bagian ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: